Anime Shuumatsu no Harem, Ketika Manusia di Dominasi Perempuan

Sinopsis Shuumatsu no Harem (World's End no Harem)
Anime Shuumatsu no Harem (World's End Harem) Bercerita Tentang tentang Bumi di tahun 2040 di mana 99,9% pria meninggal akibat infeksi virus bernama MK. Sementara itu para wanita ditugaskan untuk memperbanyak populasi manusia, seperti apa kehidupan di Bumi selanjutnya?

Di awal tahun 2022 ini sepertinya banyak sekali anime - anime yang patut untuk di nantikan, seperti Kimetsu no Yaiba season kedua, Shingeki no Kyoujin dan salah satunya adalah anime Shuumatsu no Harem. World's End Harem atau Shuumatsu no Harem ini merupakan anime yang diadaptasi dari manga yang diciptakan oleh pengarang dengan nama LINK dan diilustrasikan oleh Kotaro ShonoManga tersbeut mulai diserialisasikan lewat majalah digital Shonen Jump+ milik Shuesha pada Mei 2016 lalu.

Tepat pada Mei 2020 lalu, manga tersebut resmi di umumkan akan mendapatkan adaptasi serial anime di tahun 2021 kemarin, sayangnya untuk siaran resmi eps 2 harus di tunda sampai januari tahun ini.

Sinopsis World's End Harem (Shuumatsu no Harem)

Sinopsis dari anime ini sendiri berkisah tentang Mizuhara Reito yang harus tertidur di dalam kapsul deep freeze demi kesembuhan penyakit kronis yang ia alami, selama ia tertidur di dalam kapsul. Terjadi banyak sekali perubahan kehidupan di Bumi, salah satunya adalah pandemi virus MK.

Virus MK atau Man-Killer ini secara cepat menyebar ke seluruh dunia dalam lima tahun terakhir, herannya virus ini hanya menjangkit pada laki-laki, laki-laki yang terkena virus ini akan meninggal dalam kurun waktu 2 hari. Virus ini menyebar melalui udara sehingga secara cepat populasi laki-laki di bumi ini mulai punah.

Dan bumi pun di dominasi oleh para wanita, laki-laki yang tersisa hanyalah 5 orang yang mana mereka adalah orang yang selamat berkat kapsul deep freeze. Tugas Reito di anime ini adalah memperbanyak populasi manusia di bumi, sehingga bumi dapat berkembang seperti sedia kala.

Baca Juga
Related Post

Top Post Ad

Below Post Ad

close