yama - Sleepless Night Lyrics

Home > Singer > yama > Sleepless Night Lyrics
An Avid Aimer fans must know
why I chose to translate this song,
yep, its title is the same as
Aimer's first album (without s on Night)

Fun fact:
The composer
also from agehasprings
Sleepless Night 歌詞
Sleepless Night Lyrics
Lirik Lagu Sleepless Night
Song Details
Sleepless Night
Malam Terjaga
yama
作詞:くじら
作曲:田中隼人
編曲:田中隼人
Lyricist: Kujira
Composer: Hayato Tanaka
Arranger: Hayato Tanaka
ドラマDorama
ナイト・ドクター 挿入歌
Night Doctor
Insert Theme Song
Support The Artist(s) via:
Kanji Romanized English
Indonesian
昔の話を
しようか
つやのない
布にくるまれた
正しいかたちを
掴めない
手垢の
ついた言葉を
ゴミ捨て場で
眺めてる
また今日が
はじまってゆく

心ひとつだけで
息をするから
両手で包んで、
誰のものでもない
70幾億かの
朝が来るまで
静かに
見える夜に
のめり込んでく
淡い桃色に
濃い青空が溶けて
見えた場所で 

日を追うごとに
枯れてく
ひとひら 
幸せの花弁
日々を呑み込んで
ゆくような
流れと逆側に
向かう人だけが
知ってる
無常とも
言えないほどの

心ひとつだけで
息をするから
両手で包んで、
誰のものでもない
70幾億かの
朝が来るまで
静かに
見える夜に
のめり込んでく
淡い桃色に
濃い青空が
溶けて見えた

はらり 
薄紅の春
じわり 湿る
夏の夜も
からりと乾いた
秋空も
銀色 
冬の朝も
変わらない 
君だけの
命の詩を
ふいにした
あの匂いで
開いた箱には
溶けかけた

氷菓子が
一つあるだけだよ
君はもうとうに
そこを超えてる
振り返るよりも
揺らいだならば
今あなたは
何で立っている?
ここまで生きられた
証を紡いでゆけ
今もここで
Mukashi no hanashi wo 
Shiyou ka
Tsuya no nai
Nuno ni kurumareta
Tadashii katachi wo
Tsukamenai
Teaka no
Tsuita kotoba wo
Gomi suteba de
Nagameteru
Mata kyou ga
Hajimatte yuku

Kokoro hitotsu dake de
Iki wo suru kara
Ryoute de tsutsunde,
Dare no mono demo nai
Nanajuu ikuoku ka no
Asa ga kuru made
Shizuka ni
Mieru yoru ni
Nomerikondeku
Awai momo-iro ni
Koi aozora ga
Tokete mieta basho de

Hi wo ou goto ni
Kareteku
Hitohira
Shiawase no hanabira
Hibi wo nomikonde
Yuku youna
Nagare to gyaku gawa ni
Mukau hito dake ga
Shitteru
Mujou to mo
Ienai hodo no

Kokoro hitotsu dake de
Iki wo suru kara
Ryoute de tsutsunde,
Dare no mono demo nai
Nanajuu ikuoku ka no
Asa ga kuru made
Shizuka ni
Mieru yoru ni
Nomerikondeku
Awai momo-iro ni
Koi aozora ga
Tokete mieta

Harari
Usubeni no haru
Jiwari shimeru
Natsu no yoru mo
Karari to kawaita
Akizora mo
Gin-iro
Fuyu no asa mo
Kawaranai
Kimi dake no
Inochi no uta wo
Fui ni shita
Ano nioi de
Hiraita hako ni wa
Tokekaketa

Koorigashi ga
Hitotsu aru dake da yo
Kimi wa mou tou ni
Soko wo koeteru
Furikaeru yori mo
Yuraida naraba
Ima anata wa
Nani de tatteiru?
Koko made ikirareta
Akashi wo tsumuide yuke
Ima mo koko de
Shall we 
have a talk
about the past?
Wrapped up
by a piece of dull cloth,
I can't grasp
the right form
I stare at
the thumb-marked words
in the garbage dump
Today
will start again

With just one heart,
I'll keep on breathing
Covering it with both hands,
it belongs to nobody
Until 70 billion mornings come,
I'll keep being
absorbed completely
into the night that seems calm
In the place
where the dark blue sky
can be seen melting
into the pale pink

Keep withering,
day by day,
a petal of happiness
As if keep
swallowing up the days,
just people
who are going
against the flow
will understand it
It's even hard to say
that it's transient

With just one heart,
I'll keep on breathing
Covering it with both hands,
it belongs to nobody
Until 70 billion mornings come,
I'll keep being
absorbed completely
into the night that seems calm
In the place
where the dark blue sky
can be seen melting
into the pale pink

Gently falling,
in light pink spring
Even on
a summer night
that gradually getting damp
In the dry,
sunny autumn sky
On a silver winter morning,
Remain unchanging,
Yours only
song of life
With that scent
that suddenly spread,
it almost melted
in the box I opened

There is only
one frozen dessert
Since a long time ago,
you have gone beyond there
If you chose to tremble
over turning back,
why are you standing right now?
Keep spinning the evidence
that made you alive
until now
Even now, here
Mari kita membicarakan
cerita lampau
Terbungkus oleh
selembar kain kusam,
kutak bisa mencerna
bentuk yang tepat
Kupandangi kata-kata
yang ternoda
oleh bercak tangan
di tempat pembuangan sampah
Hari ini pun,
akan dimulai lagi

Cukup dengan satu hati saja,
ku'kan terus bernapas
Kuselimuti dengan
kedua tangan,
bukan milik siapapun
Hingga 70 miliar pagi
datang menyapa,
ku'kan terus terbenam
dalam malam yang tampak tenang
Di tempat langit biru tua
terlihat melebur ke dalam
pucatnya merah muda

Semakin layu,
hari demi hari,
sehelai kelopak
kebahagiaan
Seakan kian menelan
hari-hari,
hanya orang-orang yang
tengah melawan arus saja
yang memahaminya
Kefanaan
yang bahkan tak terperi

Cukup dengan satu hati saja,
ku'kan terus bernapas
Kuselimuti dengan
kedua tangan,
bukan milik siapapun
Hingga 70 miliar pagi
datang menyapa,
ku'kan terus terbenam
dalam malam yang tampak tenang
Di tempat langit biru tua
terlihat melebur ke dalam
pucatnya merah muda

Berguguran dengan lembut,
di musim semi merah muda
Di malam musim panas
yang perlahan melembap pun
Di langit musim gugur
yang mengering cerah pun
Di pagi musim dingin
berbalut keperakan pun,
tak'kan berganti
Sepucuk lagu kehidupan
milikmu sejati
Dengan aroma itu
yang tiba-tiba merebak,
ia hampir melebur
dalam kotak yang kubuka

Es krim membeku
hanya ada satu
Sejak lama dirimu
telah melampaui, jauh di sana
Jika kau memilih gemetaran
dibanding berbalik ke belakang,
untuk apa kau berdiri sekarang?
Terus rajutlah bukti
yang membuatmu bisa
bertahan hidup hingga kini
Sekarang pun, di sini
Baca Juga
Related Post

Top Post Ad

Below Post Ad

close