Hoshimachi Suisei - Tenkyuu, Suisei wa Yoru wo Mataide Lyrics

Home > Singer > Hoshimachi Suisei > Tenkyuu, Suisei wa Yoru wo Mataide Lyrics
天球、彗星は夜を跨いで 歌詞
Tenkyuu, Suisei wa Yoru wo Mataide Lyrics
Lirik Lagu Tenkyuu, Suisei wa Yoru wo Mataide
Song Details
天球、彗星は
夜を跨いで
Celestial Sphere,
A Comet Strides
Across The Night
Tenkyuu, Suisei wa
Yoru wo Mataide
Bola Langit,
Komet Melangkahi Malam
星街すいせい Hoshimachi Suisei
作詞:キタニタツヤ
作曲:キタニタツヤ
Lyricist: Tatsuya Kitani
Composer: Tatsuya Kitani
Support The Artist(s) via:
Kanji Romanized English Indonesian
灯りがひとつ
灯った 灯った
天を彩った鋲が
綺麗だ
僕の吐いた
白い息のように、
消してしまえたらな

押し殺して
深く沈んだ
泣き声さえ、
聞こえているから
君を刺した
不安も苦痛も、
僕の青色で 
塗り潰して

全部涙になって
星の海を
流れていった
果てしない闇の中に
そっと
青を添えたら ほら

彗星が
僕の頭上を飛んだ
誰もいない
夜の空を染めた
深く寝静まった
街の中へ
降り注ぐのは
誰の悲しみだろう?

星はまた
弧を描いて
飛んだ
もやのかかった
思考を晴らして
「いつかまた会える」
なんて言えなかった
星が降ったあとの街、
僕はまだ

黒く澄んだ
がらんどうの空を
箒星が彩るように
君を刺した
不安も苦痛も、
僕の青色で
塗りつぶして

君の涙をそっと、
星の海に
流しこむんだ
尾を引いた
その光が、
誰かを
また救うから

彗星が
僕を選ぶのなら
この空を
全部君にあげる
言えなかった
言葉の尾を引いて
降り注ぐのは
誰の悲しみだろう?

星はまた
弧を描いて
飛んだ
街の視線を
奪い去るように
君と
また会えるなら
僕は、そうだ
星の名前を
ひとつ受け止めよう

悲しみが
あふれそうになること
天球で
離ればなれでも
僕らは
繋がっているから

彗星が
僕の頭上を飛んだ
誰もいない
夜の空を染めた
深く寝静まった
街の中へ
降り注ぐのは
誰の悲しみだろう?

星はまた
弧を描いて
飛んだ
もやのかかった
思考を晴らして
「いつかまた会える」
なんて言えなかった
星が降った後の街、
僕はもうずっと
君の行方を 探してた
Akari ga hitotsu 
Tomotta tomotta
Ten wo irodotta byou ga
Kirei da
Boku no haita
Shiroi iki no youni,
Keshite shimaetara na

Oshikoroshite
Fukaku shizunda
Nakigoe sae,
Kikoeteiru kara
Kimi wo sashita
Fuan mo kutsuu mo,
Boku no aoiro de
Nuritsubushite

Zenbu namida ni natte
Hoshi no umi wo
Nagarete itta
Hateshinai yami no naka ni
Sotto
Ao wo soetara hora

Suisei ga
Boku no zujou wo tonda
Dare mo inai
Yoru no sora wo someta
Fukaku neshizumatta
Machi no naka e
Furisosogu no wa
Dare no kanashimi darou?

Hoshi wa mata
Ko wo egaite
Tonda
Moya no kakatta
Shikou wo harashite
“itsuka mata aeru”
Nante ienakatta
Hoshi ga futta ato no machi,
Boku wa mada

Kuroku sunda
Garandou no sora wo
Houkiboshi ga irodoru youni
Kimi wo sashita
Fuan mo kutsuu mo,
Boku no aoiro de
Nuritsubushite

Kimi no namida wo sotto,
Hoshi no umi ni
Nagashikomu nda
O wo hiita
Sono hikari ga,
Dareka wo
Mata sukuu kara

Suisei ga
Boku wo erabu no nara
Kono sora wo
Zenbu kimi ni ageru
Ienakatta
Kotoba no o wo hiite
Furisosogu no wa
Dare no kanashimi darou?

Hoshi wa mata
Ko wo egaite
Tonda
Machi no shisen wo
Ubaisaru youni
Kimi to
Mata aeru nara
Boku wa, sou da
Hoshi no namae wo
Hitotsu uketomeyou

Kanashimi ga
Afuresou ni naru koto
Tenkyuu de
Hanarebanare demo
Bokura wa
Tsunagatteiru kara

Suisei ga
Boku no zujou wo tonda
Dare mo inai
Yoru no sora wo someta
Fukaku neshizumatta
Machi no naka e
Furisosogu no wa
Dare no kanashimi darou?

Hoshi wa mata
Ko wo egaite
Tonda
Moya no kakatta
Shikou wo harashite
“itsuka mata aeru”
Nante ienakatta
Hoshi ga futta ato no machi,
Boku wa mou zutto
Kimi no yukue wo sagashiteta
I lit on, I lit on 
a single light
The tacks
that color the sky
are beautiful
If only I could erase them
like the white breath I exhale

Even my crying voices
I hide,
and deeply drown,
can be heard
I'll paint over
all the anxiety and agony
that pierced you
with my blue color

Everything becomes tears,
flowing down
the sea of stars
Look, if you slowly
garnish the blue
in the endless darkness

Comets flew over my head
Coloring
the empty night sky
I wonder
whose sorrow
is raining incessantly
into the middle of
a deep-sleeping city?

The stars flew
after drawing an arc again
Sweeping away
my fog-covered mind
"We can meet again, one day"
I can't even say that
In the city
after the stars fell,
I still...

Like a comet
that colors
the empty clear black sky
I'll paint over
all the anxiety and agony
that pierced you
with my blue color

I'll shed
your tears slowly
into the sea of stars
The light
that left a trail,
will save
someone again

If the comet chooses me,
I'll give you
this whole sky
I leave traces
of unspoken words,
I wonder
whose sorrow
is raining incessantly

The stars flew
after drawing
an arc again
as if taking away
the gaze of the city
If I could
see you again,
That's right,
I'll accept one of
the star name

I know that sadness
is almost overflowing
Even if separated
in the celestial sphere,
but we'll always
be connected

Comets flew over my head
Coloring
the empty night sky
I wonder
whose sorrow
is raining incessantly
into the middle of
a deep-sleeping city?

The stars flew
after drawing an arc again
Sweeping away
my fog-covered mind
"We can meet again, one day"
I can't even say that
In the city
after the stars fell,
I've always been searching
for your whereabouts
Kunyalakan, kunyalakan
satu pijar cahaya
Begitu indahnya paku payung
yang mewarnai angkasa
Andai saja kubisa menghapusnya
layaknya napas putih
yang kuembuskan

Suara tangisku
yang kusembunyikan,
dan tenggelam dalam pun
bisa terdengar
Segala resah dan pilu
yang menusukmu
akan kuwarnai ulang
dengan warna biruku

Segalanya menjadi air mata,
mengaliri menyusuri
lautan bintang
Lihatlah, jika perlahan
kau menghiasi biru
di dalam kegelapan tak berujung

Komet pun terbang
di atas kepalaku
Mewarnai langit malam
yang kosong tanpa siapapun
Kesedihan milik siapakah
yang menghujan tanpa henti
ke tengah kota
yang tertidur nyenyak?

Bintang pun terbang
setelah kembali melukis
lingkaran besar
Menyapu bersih pikiranku
yang tertutup kabut
"Kelak, kita bisa berjumpa lagi",
bahkan tak bisa kukatakan
Di kota setelah bintang jatuh,
aku masih...

Bagaikan komet yang mewarnai
langit hitam bening
yang hampa
Segala resah dan pilu
yang menusukmu
akan kuwarnai ulang
dengan warna biruku

Ku'kan mengalirkan
air matamu perlahan
ke lautan bintang
Cahaya yang
meninggalkan jejak itu,
akan kembali
menyelamatkan orang lain

Jika komet memilihku,
akan kuberikan
segenap langit ini
kepadamu
Kusisakan jejak dari kata-kata
yang tak bisa terkatakan,
kesedihan milik siapakah
yang menghujan tanpa henti?

Bintang pun terbang
setelah kembali melukis
lingkaran besar
seakan membawa pergi
pandangan kota
Jika aku bisa
bertemu denganmu lagi,
Benar juga,
aku akan menerima
satu nama bintang

Aku tahu kesedihan
hampir meluap
Meskipun jika terpisah
di bola langit,
tapi kita akan
selalu terjalin

Komet pun terbang
di atas kepalaku
Mewarnai langit malam
yang kosong tanpa siapapun
Kesedihan milik siapakah
yang menghujan tanpa henti
ke tengah kota
yang tertidur nyenyak?

Bintang pun terbang
setelah kembali melukis
lingkaran besar
Menyapu bersih pikiranku
yang tertutup kabut
"Kelak, kita bisa berjumpa lagi",
bahkan tak bisa kukatakan
Di kota setelah bintang jatuh,
aku senantiasa
mencari di mana dirimu berada
Baca Juga
Related Post

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad