ReoNa - Ikiteru Dake de Erai yo Lyrics

Home > Singer > ReoNa > Ikiteru Dake de Erai yo Lyrics
Oh, god.
I cried so much
while listening
to this song.

Damn, damn,
it went straight
through my heart
生きてるだけでえらいよ 歌詞
Ikiteru Dake de Erai yo Lyrics
Lirik Lagu Ikiteru Dake de Erai yo
Song Details
生きてるだけでえらいよ You're Great Just to be Alive
Ikiteru Dake de Erai yo Kamu itu Sudah Hebat
Hanya Dengan Bertahan Hidup
ReoNa
作詞:傘村トータ
(LIVE LAB.)
作曲:傘村トータ
(LIVE LAB.)
Lyricist: Tota Kasamura
(LIVE LAB.)
Composer: Tota Kasamura
(LIVE LAB.)
Support The Artist(s) via:
Kanji Romanized English Indonesian
聞いて、私さ、
この前自転車に
ぶつかりそうになったの。
おじさん怒って、
「危ねえだろうが!
前見て歩け!」って。
でもさ、
なんか無理なの。
顔上げる
気力がないの。
歩く元気もないの。
でも
帰んなきゃいけなくて、
足って勝手に
進まないんだな
って思った。
横断歩道の
シマシマ、
ひとつ越えるのにも 
3歩かかるの。
最近
毎日こんなで。
ここに
ガム落ちてるなとか。
空が晴れてるのか
曇ってるのかすら
わかんないんだけど、
そういえば、
昨日気付いたんだよね。
マンホール
さくらだったんだー。

聞いて、たまにね、
頑張ってみようって
思う日もあって、
でもやっぱ無理で、
電車で泣いちゃって。
顔ぐしゃぐしゃに
なっちゃって、
こんなところで声出す
わけいかないから
我慢するんだけど、
鼻も出てきて、
しんどくて、うぅ、って。
当たり前だけど、
誰も助けてくれなくて。
私だけ
一人みたいな
感じした。
駅着いたから無理やり
降りたんだけど、
しばらく動けなくて
ホームの椅子に
座ってたのね。
そしたら
高校生の男子が
わーってきて、
むこうで
漫画の話
してるわけ。
それが
聞こえてきちゃって。
私も
その漫画好きで
読んでたんだけど、
今度
アニメ化
するんだって。

聞いて、私ね、
誰にも言わなかったの。
言えなかったんだけどさ。
なんか、
言っちゃったらさ、
こんなの大したことない
みたいな感じして。
みんなもっと辛いし、
ほら、
世界とか見たらさ、
食べるものとか
寝るとことか
困ってる人だって
いるわけじゃん。
そういう人たちと
比べたらさ、
私すごい幸せじゃん。
でもさ、そういう
ことじゃないのよ。
なんでか
わかんないけど、
なんか、
すごい辛くて。
毎日毎日辛くて。
起きるのもきつくて、
でも寝るのも
寝れなくて。
この前、
どうしようもなくて、
心がぐーってしてたら、
隣の隣の
席の子がね、
どうしたのーって。
話聞くよーって。
普段そんなに
話さないんだけど、
なんか、
ばーって全部
話しちゃって。
わーわー泣いちゃって。
そしたらね、
その子ね、
そっかそっか、って。
背中なでてくれて、
「えらいよー、
生きてるだけで
えらいよ」って。
Kiite, watashi sa, 
Kono mae jitensha ni
Butsukarisou ni natta no.
Ojisan okotte,
“abunee darou ga!
Mae mite aruke!“ tte.
Demo sa,
Nanka muri nano.
Kao ageru
Kiryoku ga nai no.
Aruku genki mo nai no.
Demo
Kaennakya ikenakute,
Ashi tte katte ni
Susumanain da na
Tte omotta.
Oudan hodou no
SHIMASHIMA,
Hitotsu koeru noni mo
Sanpo kakaru no.
Saikin
Mainichi konna de.
Koko ni
GAMU ochiteru na toka.
Sora ga hareteru no ka
Kumotteru no ka sura
Wakannai ndakedo,
Sou ieba,
Kinou kizuita nda yo ne.
MANHOORU
Sakura datta nda.

Kiite, tama ni ne,
Ganbatte miyou tte
Omou hi mo atte,
Demo yappa muri de,
Densha de naichatte.
Kao gushagusha ni
Nacchatte,
Konna tokoro de koe dasu
Wake ikanai kara
Gaman suru ndakedo,
Hana mo dete kite,
Shindokute, uu, tte.
Atarimae dakedo,
Dare mo tasukete kurenakute.
Watashi dake
Hitori mitai na
Kanji shita.
Eki tsuita kara muriyari
Orita ndakedo,
Shibaraku ugokenakute
HOOMU no isu ni
Suwatteta no ne.
Soshitara
Koukousei no danshi ga
Waa tte kite,
Mukou de
Manga no hanashi
Shiteru wake.
Sore ga
Kikoete kichatte.
Watashi mo
Sono manga suki de
Yondetan dakedo,
Kondo
Anime ka
Surun da tte.

Kiite, watashi ne,
Dare ni mo iwanakatta no.
Ienakatta ndakedo sa.
Nanka,
Icchattara sa,
Konna no taishita koto nai
Mitai na kanji shite.
Minna motto tsurai shi,
Hora,
Sekai toka mitara sa,
Taberu mono toka
Neru toko toka
Komatteru hito datte
Iru wake jan.
Sou iu hitotachi to
Kurabetara sa,
Watashi sugoi shiawase jan.
Demo sa, sou iu
Koto janai no yo.
Nande ka
Wakannai kedo,
Nanka,
Sugoi tsurakute.
Mainichi mainichi tsurakute.
Okiru no mo kitsukute,
Demo neru no mo
Nerenakute.
Kono mae,
Dou shiyou mo nakute,
Kokoro ga guutte shitetara,
Tonari no tonari no
Seki no ko ga ne,
Doushita noo tte.
Hanashi kiku yoo tte.
Fudan sonna ni
Hanasanai ndakedo,
Nanka,
Baatte zenbu
Hanashichatte.
Waa waa naichatte.
Soshitara ne,
Sono ko ne,
Sokka sokka, tte.
Senaka nadete kurete,
“Erai yo,
ikiteru dake de
Erai yo” tte.
Please listen to me.
Recently, I almost got hit
by a bicycle.
The uncle scolded me
"It's really dangerous,
you know!
Look ahead
when you're walking!"
But somehow,
it's impossible.
I don't have any energy
to raise my face.
I don't even have
any spirit to walk,
but I have to go home.
At first I thought,
I can't move my feet
as I please
It even took me 3 steps
to go through
one strip of zebra crossing.
This is how I live these days.
I didn't even know
that a gum had fallen here.
I didn't even know
whether the sky is clear
or cloudy.
But if I come to think of it,
yesterday I noticed one thing.
The pattern of manhole
was cherry blossom.

Please listen to me.
There were days when
I wanted to give my best,
but it turned out
that it was impossible.
I also cried on the train,
my face was soggy.
I also held back,
because there was no way
I could raise my voice
in a public place like this,
but the snot
came out of my nose,
uh, how tiring.
It was obvious
that no one will help me.
I also felt like I was alone.
I forced myself
to get off the train
because I had arrived
at the station.
I couldn't move for a moment,
sat on the platform's chair.
Then, there were
high school boys
shouting "Waa".
On the other side,
they were talking
about a manga
I accidentally overheard
their conversation.
I also like that manga
and read it.
He said that the manga
will be adapted
into an anime, soon

Please listen to me.
I didn't tell anyone
about this,
or to be honest,
I couldn't tell.
Somehow, if I ended up
telling someone about it,
I feel like
it's not a big deal.
There are so many people
who have suffered
even more.
If we try to look at
the condition of the world,
there are so many people
who even feel difficult
to find food,
or a place to sleep.
Compared to them,
I'm still far happier.
But, that's not
what I meant.
I don't know why,
but it hurts so much.
Every day, every day
it hurts so much.
Even waking up was hard,
but I couldn't even sleep.
Lately, my heart aches
so I don't know
what should I do.
The student sitting
in the next seat asked,
"What's wrong?
Just tell me, I'll listen. "
Usually,
I don't talk much,
but somehow
I spit it all out,
until I burst into tears.
Then, that student,
stroked my back
while cheering on me
"I see, I see.
You're great.
You're great
just to be alive."
Dengarkan ceritaku.
Baru-baru ini,
aku hampir tertabrak sepeda.
Si paman pun memarahiku
"Bahaya banget, tau!
Liat ke depan kalo lagi jalan!"
Tapi sepertinya,
hal itu mustahil.
Aku tak punya tenaga
untuk mengangkat wajahku.
Bahkan tak ada semangat
untuk berjalan,
tapi aku harus
pulang ke rumah.
Tadinya kupikir, aku tak bisa
melangkahkan kaki
sekehendakku
Aku bahkan butuh 3 langkah
untuk melalui
satu loreng-loreng zebra cross.
Beginilah keseharianku
akhir-akhir ini.
Aku bahkan tak tahu kalau ada
permen karet terjatuh di sini.
Aku bahkan tak tahu langit cerah
ataupun berawan.
Tapi kalau kuingat lagi,
kemarin aku
menyadari satu hal.
Tutup lubang gorong-gorong,
ternyata bermotif bunga Sakura.

Dengarkan ceritaku.
Ada hari ketika kuhendak
mencoba untuk berjuang,
tapi ternyata memang mustahil.
Aku pun menangis di kereta,
wajahku jadi basah tak keruan.
Aku pun menahan diri,
karena tak mungkin
aku bersuara
di tempat umum begini,
tapi ingus pun keluar
dari hidungku,
uh, repot rasanya.
Hal yang wajar jika
tak seorang pun menolongku.
Aku pun merasa seperti
seorang diri saja.
Kupaksa diri
untuk turun dari kereta
karena sudah tiba di stasiun.
Aku pun
tak bisa bergerak sejenak,
terduduk di kursi
platform stasiun.
Lalu ada cowok-cowok SMA
berseru "Waa".
Di seberang,
mereka membicarakan manga
Tak sengaja
kudengar pembicaraan mereka.
Aku pun juga suka manga itu
dan membacanya.
Katanya,
dalam waktu dekat,
manga itu akan diadaptasi
menjadi anime.

Dengarkan ceritaku.
Hal ini tadinya tak kuceritakan
pada siapapun,
lebih tepatnya
tak bisa kuceritakan.
Entah mengapa,
jika terlanjur kuceritakan
rasanya seperti
bukan masalah yang besar.
Ada banyak orang
yang lebih menderita.
Kalau kita mencoba melihat
keadaan dunia,
ada banyak orang yang bahkan
kesulitan untuk mencari makan,
atau pun tempat tidur
Jika dibandingkan
dengan mereka,
aku masih jauh lebih bahagia.
Tapi, bukan hal seperti itu
yang kumaksud.
Aku tak tahu mengapa,
tapi rasanya begitu sakit.
Setiap hari, setiap hari
begitu sakit rasanya.
Bangun tidur pun terasa berat,
tapi tidur pun aku tak bisa.
Belakangan ini,
hatiku terasa sakit
hingga kutak tahu
harus bagaimana.
Siswa yang duduk
di bangku sebelah pun
bertanya, "Kamu kenapa?
Cerita aja, aku dengerin, kok."
Meski biasanya,
aku tak berbicara banyak,
tapi entah mengapa malah
kukeluarkan semuanya,
hingga menangis tersedu-sedu.
Kemudian, siswa itu,
mengelus punggungku
sambil menyemangatiku
"Begitu ya, begitu ya.
Kamu hebat, loh.
Kamu itu sudah hebat
hanya dengan bertahan hidup."
Baca Juga
Related Post

Tags

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad