My Top 50 Indonesian Songs of the 1990's (Part 2 of 2)

Sampailah kita pada bagian pemungkas dari senarai lagu-lagu 1990-an favorit gw. Setelah nomer 50-26 kemarin, sekarang saatnya gw bongkar lagu-lagu Indonesia keluaran tahun 1990 hingga 1999 terfavorit gw nomer 25 sampai yang puncak (maksudnya nomer 1 =P). Semakin ke atas memang lagunya semakin bikin gimanaa gitu, bikin semakin pede untuk ikutan nyanyi kalau lagunya sedang berkumandang, dan gw yakin yang demikian gak cuman gw doang *cari temen*. Oh ya, gw juga sebenarnya ingin menghaturkan terima kasih kepada sebuah radio swasta Jakarta yang frekuensinya kayak anjing Dalmatian dan namanya terdiri dari tiga huruf awal Jakarta ditambah FM, radio ini cukup sering memutar kembali lagu-lagu 1990-an yang sedikit banyak membuat gw ingat kembali lagu-lagu keren dekade itu, dan juga salah satu motivasi gw menyusun senarai ini. So, thank you very much =).


Tanpa berlama-lama lagi, berikut adalah 25 teratas lagu Indonesia 1990-an yang paling gw suka, sekaligus memberi contoh bagi generasi saat ini tentang lagu yang bagus betulan seperti apa *tua*.




25. "Ingat-Ingat Pesan Mama" - Oppie Andaresta (1995)
Lirik yang lugas jenaka adalah yang paling mudah diingat dari lagu ini selain musik bandnya yang fun. Sangat current pada saatnya, ketika lagi terkenal banget pil ekstasi, PI (Pondok Indah) Mall, dan serial Beverly Hills. Gw baru aja tau lagu ini juga ikut ditulis oleh Kaka dan Bimbim dari Slank, jadi memperhatikan sedikit karakter Slank namun tetap menegaskan karakter musik Oppie yang memang lepas dan agak cuek.





24. "Bintang Bintang" - Titi DJ (1995)
Ini waktu Titi DJ belum mem-brand dirinya sendiri sebagai seorang diva Indonesia, she was just a female singer with number of good songs. Lagu ini jelas lagu favorit gw dari Titi, karena terkesan santai tapi nggak menutupi keindahan lirik, nada dan aransemennya, serta Titi nggak trying to hard dalam bernyanyi. Andre Hehanusa dan Irianti Eningpraja turut andil dalam penulisan lagu ini.





23. "Kita" - Sheila On 7 (1999)
Aiih, Sheila On 7 emang artis generasi gw banget, muncul tepat pada masa-masa adolescence gw yang selalu haus akan sesuatu hal yang baru dan ngetren nggak mau ketinggalan sama yang lain. Untungnya So7 memang menghasilkan karya-karya yang apik dan mudah disukai seperti lagu rilisan perdana mereka "Kita" ini, sehingga keberadaan So7 dalam "masa lalu" gw nggak bikin malu. Selain karena marketing-nya bagus, lagu ini juga unik, sekilas terdengar sederhana tetapi nggak juga, kayak menyenangkan tapi menyimpan kesedihan juga. Weird.





22. "Pertama" - Reza (1997)
Again, back when Dhani Ahmad still "in the zone". Reza langsung mencuat sebagai penyanyi pop wanita paling terkenal di negeri ini karena lagu "Pertama" yang bernuansa R&B kental plus vokal berat khas Reza yang memancarkan kesan seksi. Well, kayaknya video musiknya paling membantu kepopulerannya sih, hehe *langsung meper ke tembok*





21. "Saat-Saat Bersamamu" - KIN (1997)
Nah, kalo ini murni gw rediscover waktu keliling-keliling YouTube. Dulu sih sering denger, tapi gw sadar bagusnya lagu ini ya baru-baru ini. Vokalnya keren, melodinya keren, aransemennya sangat 90s tapi dihiasi chord-chord magis, ada unsur ballad rock dan funk nya. Good song.





20. "Yang T'lah Berlalu (Nirwana)" - Gigi (1995)
Gigi adalah band besar sejak dulu, menelurkan hit demi hit. Lucunya setau gw "Nirwana" bukanlah yang paling nge-hit dari Gigi, tapi justru yang paling gw suka. Lagu ini unik daripada lagu-lagu Gigi yang lain, ada perasaan hangat dan nyaman saat mendengarkan lantunan instrumen, rangkaian nada dan liriknya. Their best work ever.





19. "Kau" - Glenn Fredly (1998)
The definitive work of Glenn Fredly. Lagu solo kedua yang juga diciptakan Glenn sendiri serta menunjukkan kekuatan vokalnya yang unik. Lagu ini jelas maksudnya R&B tapi juga bisa memasukkan sejumput unsur etnik yang asik. Nobody can perform this better.

Try to spot Asri "Welas" in this video =)




18. "Hasrat Cinta" - Yana Julio (1994)
Salah satu personel Elfa's Singers yang paling sukes mempersembahkan sebuah lagu mendayu-dayu namun sangat mencengkeram karena melodi, lirik dan aransemen yang sangat kuat dan dibuat dengan skill yang nggak sembarangan. Dan hanya Yana Julio yang bisa bikin vibrato menggigil jadi ciri khas yang nggak mengganggu.





17. "Tentang Aku" - Jingga (1996)
Denger-denger sih Jingga adalah duo WNI yang bikin musik di Ostrali (soale video musiknya di luar negeri). Whatever happen to them now, mereka setidaknya sukses membuat dampak dengan sole-hit "Tentang Aku" ini. Banyak orang pasti masih ingat, dan gw pun masih tetep suka jingga hingga sekarang, lagu bagus dan cukup menghipnotis.





16. "Bunga Terakhir" - Romeo (1999)
Ini lagu berkarakter banget. Diawali intro dramatis kayak telenovela, lalu muncul suara berat berton-ton dari vokalis Bebi, lalu dilanjutkan dengan nada-nada emosional dan belokan chord-chord minor menimbulkan nuansa pop klasik. Emak Bapak gw yang biasa dengerin Tom Jones dan Harry Belafonte sampe suka juga. Lagu paling "drama" se-Indonesia. Afgan's version is just a cheap karaoke.





15. "Kau Dimana" - Atiek CB (1993)
Penyanyi wanita bersuara, berpenampilan, dan bergaya bicara khas. Ada kalanya musik Indonesia punya tempat bagi penyanyi berkarakter seperti Atiek CB. "Kau Dimana" yang dari lirik dan komposisi musiknya udah galau, semakin bikin terenyuh dengan pembawaan emosional dari Atiek. Bikin pengen teriak "tapiiiiii!!!!".





14. "Pergilah Kasih" - Chrisye (1991)
Salah satu lagu indah lagi buatan Tito Soemarsono. Liriknya dalem, sedih tapi nggak terang-terangan, pilihan katanya cantik. Aransemennya pun sangat intimate. Suka banget lagu ini walaupun gw termasuk yang nggak suka vokal Chrisye.





13. "Rinduku Adinda" - Protonema (1997)
Lagu ini gw rediscover karena radio "anu" beberapa kali memutarkannya. Sebuah lagu cinta tapi nggak merepresi energi rock yang dimiliki band Protonema ini. Keren, powerful, dan grand banget. Perpaduan vokal dan aransemennya dimainkan penuh penghayatan dan sukses mentransfer emosi dari liriknya. The best rock ballad (yang benar-benar pake musik rock) in the country, ever.





12. "Pelukis Malam" - Nugie (1998)
Banyak orang tadinya tau Nugie itu adiknya Katon Bagaskara, beberapa lagi tau dia penyiar acara musik rock di radio SK. Even so, Nugie sukses meng-establish dirinya sendiri sebagai seorang artis solo sukses yang punya serangkaian karya apik. Nugie memang lebih identik dengan "musikalisasi" kata-kata puitis dalam balutan musik rock, namun ia juga nendang dalam lagu yang berinstrumen minimalis, contohnya "Pelukis Malam" ini. Gw suka banget lagu ini lantaran melodinya yang sederhana tapi begitu puitis sepuitis liriknya, juga begitu indah lantaran perpaduan gitar akustik, cello, dan tepukan tangan. Beautiful.





11. "Kau Yang Terindah" - Java Jive (1993)
In the 90s, semua band yang populer pasti dari Bandung, hehe. Java Jive langsung "meledak" (istilah zadoel banget) lewat lagu rekaman perdananya ini. Lagu yang sederhana, pop banget, soal cinta, usual stuff, tapi punya kesegaran tersendiri karena dibawakan dengan santai tanpa terkesan malas, jadi enak aja didenger, beat-nya itu loh yang bikin enak, terlepas dari saut-sautan Dani Spritt yang in certain ways ganggu.









Dan inilah 10 teratasnya:


10. "Tua-Tua Keladi" - Anggun C. Sasmi (1990)
Mau udah ke Prancis, Kanada, Amerika atau sampai ke ujung dunia pun, lagu signature dari seorang Anggun adalah "Tua-Tua Keladi". Fortunately, Anggun rupanya masih mau meng-embrace lagu yang membuatnya terkenal seantero Nusantara ini (konon masih suka dinyanyiin kalo konser di sini). Toh, memang nothing to be ashamed of dari lagu masa lalu ini (I'm looking at you, Bondan Prakoso!). Lirik yang sesungguhnya mengandung kemarahan terhadap bapak-bapak pedofilia ini disusun dengan satir nan cerdas, komposisi musiknya pun asik sekali. Great song.





9. "Kamu Harus Pulang" - Slank (1994)
Gw baru tau yang namanya Slank dari lagu ini, mungkin kayaknya ini lagu Slank pertama yang mendapat kesempatan beredar luas di media mainstream, kalo nggak salah ya. Gw suka syairnya yang grounded,  realistis, sehari-hari banget, straight-to-the-point tapi nggak grasa-grusu dan tetap memuat sebuah cerita yang jelas, plus musiknya yang memasukkan unsur blues yang asik banget.





8. "KKEB (Karena Kutahu Engkau Begitu)" - Andre Hehanusa (1995)
Sebuah lagu akustik sederhana namun punya notasi-notasi maut yang membalut liriknya, serta diiringi petikan gitar cakep yang effortless. Andre Hehanusa pada pertengahan 90-an memang sedang pada masa keemasan karena sukses menghasilkan karya-karya cakep baik untuk dirinya sendiri maupun artis lain. Namun bagi gw "KKEB" ini lagu dari broer Andre yang paling juara, baik lagunya sendiri maupun vokalnya yang soulful nan manis, dan yang penting tidak pernah termakan waktu.





7. "Telah Terbiasa" - Rita Effendy (1995)
Kalau mau cari lagu love ballad Indonesia yang powerful di berbagai segi, tengoklah lagu ini. Liriknya memang sastrawi sekali (yang ditulis oleh novelis/sineas Sekar Ayu Asmara) namun memang setimpal, begitu nusuk ke dalam sanubari *aiih*. Nada-nadanya punya jangkauan yang flattering untuk vokal luar biasa dari Rita Effendy, aransemennya pun memancarkan nuansa yang melankolis namun nggak menyeret-nyeret. Silahkan siapa yang berani nyanyiin lagu ini sebaik Rita.





6. "Kaulah Segalanya" - Ruth Sahanaya (1991)
Somehow, gw banyak memasukkan lagu-lagu dari Laser Disc karaoke keluarga gw dalam senarai ini, ya wajar aja sih, karena emang jadi sangat membekas, atau justru semacam trauma masa kecil yang sulit hilang, haha. "Kaulah Segalanya", yang diciptakan oleh (lagi-lagi) Tito Soemarsono ini jadi fenomenal selepas memenangkan sebuah festival lagu internasional (ada versi bahasa Inggrisnya). No wonder, aransemennya anggun, nada-nadanya ditata bagus, punya jangkauan rendah-tinggi yang dapat menunjukkan kemampuan vokal si penyanyi, apalagi si penyanyi tersebut adalah Ruth Sahanaya, yang buat gw masih jadi vokalis wanita nomer 1 se-Indonesia. Lagu yang membanggakan dan penting.






5. "Cerita Cinta" - Kahitna (1994)
Ah, udahlah, kalau ini mah nggak usah ditambahin komentar. Good lyrics, catchy melody, wonderful pop-jazz-etchnic fusion. Cukup jelas.






4. "Gerimis" - KLa Project (1996)
Tentu saja, gw harus kudu wajib nggak boleh nggak memasukkan lagu KLa Project dalam senarai ini. Mereka adalah artis Indonesia yang punya kemampuan menulis dan merancang lagu terbaik dari siapapun, saking bagusnya jika didengarkan satu dekade kemudian pun lagu mereka masih terdengar seperti "lagu sekarang". Sulit dan sakit hati rasanya *lebay cyn* ketika gw harus memilih hanya satu di antara berbagai lagu keren KLa dalam senarai ini. Favorit massa dan lagu kebangsaan warga Jogja seandainya merdeka dari Indonesia, "Yogyakarta", sempat terbesit, namun akhirnya pilihan gw jatuh pada lagu dari album KLaKustik, "Gerimis" ini. Gw jatuh cinta sama lagu ini karena aransemennya yang superb, mungkin karena 'live recording'-nya membuat ada energi berbeda, tapi nadanya yang disusun begitu emosional, lirih nan perih, serta liriknya yang amboi cantiknya sudah cukup menempatkan lagu ini sebagai karya KLa favorit gw.





3. "Bebas" - Iwa-K (1994)
The mother of all Indonesian rap songs. Gw suka banget bagaimana Iwa-K dkk bisa meramu musik yang dianggap "Amerika banget" ini dengan ke-Indonesiaan, terutama dari liriknya yang, sebagaimana gw singgung sebelumnya, "berbicara" pada pendengarnya yang orang Indonesia, tidak agresif atau menggurui dengan istilah aneh-aneh, mempersempit jarak antara "musik rap" dengan pendengar musik awam. Gw juga merasa sukses lagu ini semakin kentara karena setiap lagu ini diputar, bahkan sampe sekarang, yang dengar langsung merasakan "bebas" dari semua penat dan bergoyang bareng lagu ini. Ajaib.





2. "Negeri di Awan" - Katon Bagaskara (1993)
Cantik, cantik, cantik. Ya musiknya, ya notasinya, ya liriknya, ya performa dari Katon yang sangat menjiwai, seakan benar-benar terhubung tanpa canggung dengan lirik super-indah lagu ini. This song deserves to be national heritage. Kenapa gak ada yang bikin lagu kayak gini lagi siiiih *frustrasi*.













1. "Kangen (Ku Kan Datang)" - Dewa 19 (1992)
Salah satu lagu terbaik yang pernah dibuat oleh bangsa Indonesia. Seriously. Liriknya punya cerita namun disusun sedemikian rupa sehingga gampang dicerna dan kalau dinyanyikan dapat mengalir begitu saja. Rangkaian nadanya yang ganteng dan menggugah pun berhasil mem-push vokal dahsyat Ari Lasso, sesuatu yang sangat tepat dilakukan pada rilisan perdana dari band pop-rock asal Surabaya yang saat itu umurnya masih 19-an semua ini (mungkin), menunjukkan mereka punya karakter kuat, lagunya menye-menye tapi  berenergi. Tak hanya bagus sebagaimana adanya, lagu ini juga meledak dag dig dug dhuarr bagaikan ledakan instalasi nuklir yang tetap berdampak hingga sekarang, kayaknya hampir semua penduduk Indonesia tahu lagu ini, mungkin juga karena sering dibawain band-band amatir maupun di-cover oleh berbagai artis, yang sayangnya nggak punya impact seperti yang aslinya (terutama yang Chrisye+Sophia Latjuba tuh ngaco abis). Near-perfect lah kalo menurut gw. Entah apa yang terjadi sama yang punya lagu sekarang-sekarang ini *nyindir*. Great, great song.









RECAP: My Top 50 Indonesian Songs of the 1990's

1. "Kangen (Ku Kan Datang)" – Dewa 19
2. "Negeri Di Awan" – Katon Bagaskara
3. "Bebas" – Iwa K
4. "Gerimis" – KLa Project
5. "Cerita Cinta" – Kahitna
6. "Kaulah Segalanya" – Ruth Sahanaya
7. "Telah Terbiasa" – Rita Effendy
8. "KKEB (Karena Kutahu Engkau Begitu)" – Andre Hehanusa
9. "Kamu Harus Pulang" – Slank
10. "Tua Tua Keladi" – Anggun C. Sasmi


11."Kau Yang Terindah" – Java Jive
12. "Pelukis Malam" – Nugie
13. "Rinduku Adinda" – Protonema
14. "Pergilah Kasih" – Chrisye
15. "Kau Dimana" – Atiek CB
16. "Bunga Terakhir" – Romeo
17. "Tentang Aku" – Jingga
18. "Hasrat Cinta" – Yana Julio
19. "Kau" – Glenn Fredly
20. "Yang T'lah Berlalu (Nirwana)" – Gigi
21. "Saat-Saat Bersamamu" – KIN
22. "Pertama" – Reza
23. "Kita" – Sheila On 7
24. "Bintang Bintang" – Titi DJ
25. "Ingat-Ingat Pesan Mama" – Oppie Andaresta


26. "Terpesona" – Funk Section
27. "Aku Cinta Kau dan Dia" – Ahmad Band
28. "Antara Kita" – Rida Sita Dewi
29. "Satu Kata" – Adegan
30. "Selalu Untuk Selamanya" – Fatur
31. "Khayalanku" – Halmahera
32. "Hanya Dirimu" – Bayou
33. "Pesawatku" – Memes
34. "Tididit" – Sweet Martabak
35. "Mobil Balap" – Naif
36. "Bintang" – Air
37. "Takkan Hilang" – Shakila
38. "Untukmu" – Tito Soemarsono
39. "Putri" – Jamrud
40. "Katakan Saja" – Harvey Malaihollo
41. "Seharusnya" – Ada Band
42. "Bermimpi" – Base Jam
43. "Kujelang Hari" – Denada
44. "Aku Suka Kamu" – Trio Libels
45. "Takkan Habis Cintaku" – Lingua
46. "Borju" – Neo
47. "Bagaikan Langit" – Potret
48. "Santai" – Sania
49. "Terserah" – Krisdayanti
50. "Cintaku Padamu" – Ita Purnamasari



Demikianlah 50 lagu Indonesia 1990-an terfavorit gw. Lumayan kan? =D. Jangan segan dong untuk kasih tahu lagu Indonesia 90-an apa yang Anda sukai di kotak komentar di bawah. Terima kasih telah menyimak.

Simak juga 25 lagu Indonesia 2000-an terfavorit gw.
Baca Juga
Related Post

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad