[Movie] Shutter Island (2010)


Shutter Island

(2010 - Paramount)

Directed by Martin Scorsese

Screenplay by Laeta Kalogridis

Based on the novel by Dennis Lehane

Produced by Brad Fischer, Mike Medavoy, Arnold Messer, Martin Scorsese

Cast: Leonardo DiCaprio, Mark Ruffalo, Ben Kingsley, Max Von Sydow, Michele Williams, Ted Levine, John Carroll Lynch, Emily Mortimer, Patricia Clarkson, Elias Koteas, Jackie Earle Haley



Shutter Island adalah film terbaru sutradara kawakan Martin Scorsese, dengan dukungan banyak sekali aktor yg berkualitas mumpuni, serta bernuansa misteri thriller yg rupanya dipresentasikan dengan suksesnya. Konon opa Martin jago membuat berbagai macam film, dan Shutter Island membuktikan si opa bisa hajar juga film bertema misteri ini.

Berbekal petunjuk spoiler endingnya yg mirip Pintu Terlarang--dari sutradaranya langsung lewat Twitter =.=;, gw ternyata cukup menikmati cerita dan penceritaan di Shutter Island. Tahun 1950-sekian (lupa) Edward "Teddy" Daniels (Leonardo DiCaprio) adalah seorang Marshal (semacam polisi yg khusus mengurus soal tahanan negara) bersama mitranya Chuck Aule (Mark Ruffalo) dipanggil ke Shutter Island, sebuah pulau di lepas pantai Boston, AS, yg adalah fasilitas penjara sekaligus RSJ bagi kriminal tak waras. Fasilitas negara ini tengah ada masalah karena seorang pasien berbahaya, Rachel Solando (Emily Mortimer) yg dituduh menenggelamkan ketiga anak kandungnya, hilang entah kemana. Padahal kamarnya dikunci, sedangkan pulau itu pun sangat terisolasi hanya ada 1 dermaga untuk masuk dan keluar, dan hari pertama Teddy dan Chuck ada di situ, badai besar tengah menanti. Teddy dan Chuck pun mulai mengolah penyelidikan, tentunya lewat kesaksian2 orang2 di sana. Tapi anehnya, mulai dari perawat, sesama "pasien" sampai dokter-dokter ahlinya, Dr. Cawley (Ben Kingsley...yg buka usaha batagor di Bandung *kriik kriik*) dan Dr. Naehring (Max von Sydow), semua sok2 misterius gitu deh, jawabannya nggak ada yg memuaskan Teddy. Selain itu, Teddy juga penasaran dengan metode penyembuhan di tempat itu, karena disinyalir menggunakan manusia sebagai objek percobaan sesuatu, apalagi sebelumnya Teddy pernah bertemu dengan George Noyce (Jackie Earle Haley) yg mengaku pernah ditahan di Shutter Island dan bersumpah tidak mau kembali lagi. Di tengah2 terungkapnya berbagai misteri yg malah makin membingungkan, Teddy juga kerap merasa sakit migrain, mimpiin mendiang istrinya, Dolores (Michelle Williams) terus-terusan, dan juga teringat-ingat akan kejadian waktu dia jadi tentara di Perang Dunia II, serta terbayang2 mayat2 korban Holocaust dan korban2 dari Rachel Solando secara bersamaan (nah lho). Rupanya Teddy pribadi memang sudah lama ingin datang ke Shutter Island, karena ingin membuktikan apakah orang yg telah membunuh istrinya, Andrew Laeddis (Elias Koteas) benar ada di Shutter Island. Tujuan Teddy ada di tempat itu pun jadi terbelah sehingga bingung harus mengungkap kebenaran kriminal, atau memuaskan kepenasaranan pribadinya terhadap pembunuh istrinya.

Demikianlah rangkuman cerita film ini yg gw usahakan tidak mengandung spoiler. Karena jika tau endingnya, maka rangkuman ceritanya pun akan sedikit lain arahnya, hehe. Kuncinya cuman satu: jangan repot2 mikir. Karena dengan cara demikian, film ini nggak seribet yg diduga. Malah jalinan ceritanya enak sekali dinikmati sekaligus mencekam walaupun misteri2nya tetap mengundang rasa penasaran. Kisah semacam ini memang nggak baru, tapi Shutter Island sama sekali nggak basi. Mungkin karena penggarapan yg rapih dan akting yg baik dari aktor2nya. Adegan2 "halusinasi" Teddy nggak terlalu bikin bingung sebenernya, karena semua terbayar di akhir cerita.

Sebagaimana gw bilang, film ini disutradarai oleh opa Martin Scorsese yg memang salah satu sineas (yaoloh...wartawan sekali bahasanya) yg paling dihormati di Hollywood sana. Banyak yg suka sama karya2 beliau, sedangkan gw so-so saja--gw cuman nonton film2nya yg rilis taun 2000-an, paling suka Gangs of New York, dan tidak suka The Departed, padahal udah nonton 2 kali. Tapi yg gw suka dari si opa adalah kepiawaiannya menampilkan gambar2 cantik dan production design yg detil, tak terkecuali di Shutter Island ini. Siapa yg nggak respek atau malah amazed dengan adegan mimpi Teddy memeluk Dolores yg perlahan-lahan terbakar, atau adegan di kantor petinggi Nazi, atau pembantaian tentara Nazi yg melibatkan Teddy (long shot, dalam arti kata sebenarnya ^_^), atau ketika Teddy mengejar salah satu tahanan di bangsal (benteng) C. Those are treats for the eyes. Sinematografinya gw kasih jempol deh. Pengarahan serta tone adegan2nya pun sangat berhasil menurut gw, intens dan misterius sekaligus, bahkan dari detik pertama, serta kesan kebimbangan dan kesesakan di bagian akhir. Para aktornya nggak ada yg kedodoran, semuanya pas. Ini kesekian kalinya Leonardo DiCaprio kerja bareng opa Martin, kali ini pun tidak gagal--apalagi mengingat gw dulu nggak suka si Leo, gw cuman nganggep dia sebagai idola remaja putri belaka layaknya Zac Efron atau Robert Pattinson sekarang. Gw juga salut sama aktor2 yg munculnya bentar tapi langsung all out kayak Jackie Earle Haley (fine actor, is he not?) dan Patricia Clarkson sebagai..ehem ehem..^.^

Namun demikian, Shutter Island bukanlah film yg sempurna. Gw ngerasa di bagian menjelang akhir, pace ceritanya jadi agak dragging dan kelamaan. Konklusi di ending (menjelaskan hal2 yg terasa ganjil dan nggak masuk akal, termasuk gaya bicaranya Teddy yg mnurut gw "film banget" ^o^) juga sebenernya nggak terlalu menjelaskan amat sih, tapi ya udahlah, I got the idea--sekali lagi, kalo terlalu dipikirin malah tambah bingung, so don't. Apalagi musiknya yg agak2 lebay, padahal ini bukan filmnya Quentin Tarantino, hehehe. Tapi itu nggak terlalu menghalangi impresi gw bahwa Shutter Island sangat layak tonton dan (tak disangka untuk film seperti ini) menghibur. Jangan terpengaruh sama posternya yg nggak banget >_<



my score 7,5/10


NB: perlu diitung mungkin berapa kali Chuck ngomong ke Teddy: "r'you okay, boss?"..hehe


Baca Juga
Related Post

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad